8.2.10

gara-gara kepala dan ekor stetoskop.. ^^'

kala itu sedang gerakan tanggap bencana untuk korban banjir di daerah rancaekek wetan..
tentu saja, sebagai mahasiswa kedokteran ceritanya.. * agak keren dikit kan.., he..^^, kami berkontribusi dengan menyelenggarakan pengobatan gratis disana..

berlaga seperti yang sudah menjadi dokter beneran.. * karena terlalu cupu untuk skala seorang dokter dengan tampang dan pengetahuan seperti ini.., heu.. ^^', saya dan teman2 pun dengan gaya yang dibuat se-meyakinkan mungkin berusaha untuk meng-handle pasien.., mulai dari anamnesis, diagnosis, sampai ngasih resep..

meja saat itu cukup berantakan.. * sangat berantakan tepatnya..
stetoskop hampir ada sekitar 3 biji di meja, dalam kondisi tidak rapih..
ada 2 spigmomanometer yang juga tidak kalah berantakan nya..

dengan kondisi seperti itu, tibalah kembali giliran saya untuk melayani pasien dengan senyum manis dan sedikit pengetahuan cemerlang yang mungkin * berharap * saya miliki...

dengan keluhan utama nya pusing dan cukup merasa berat di bagian leher, terbesit di otak saya bahwa sang ibu suspect hipertensi..

oleh karena itu, dengan sigapnya saya menawarkan sang ibu untuk diperiksa tekanan darahnya. setelah mendapat informed consent, langsung saya pasang spigmomanometer di lengan sang ibu, lalu mengenakan stestoskop hitam dengan merk spirit layaknya seorang dokter...

dengan stetoskop yang sudah tertempel di telinga, maka diafragma stetoskop pun saya letakan 2 jari diatas cubiti fossa sang ibu untuk mendengarkan tekanan sistole dan diastole sambil menurunkan tekanan spigmomanometer tersebut..

alhasil.., sebuah anomaly saya temukan.., tidak terdengar sama sekali bunyi yang diharapkan.., heu.. ^^'
saya pikir saya salah mengenakan stetoskop nya di telinga, setelah dicek, ternyata masang nya bener kok! akhirnya, percobaan kedua dilakukan, dan hasilnya...., sama saja.., heu.. * dah mulai panik..

akhirnya, saya coba cek lagi stetoskop nya.., kini saya cek, apakah stetoskop nya untuk posisi bell, atau diafragma.., ternyata.., bener kok dalam posisi diafragma..., hmm.. *mulai bingung..

akhirnya percobaan ketiga dilakukan.., dan hasilnya...
SAMA SAJA! tidak terdengar apa2.. * semakin panik, dan akhirnya hampir mengasumsikan bahwa stetoskop nya rusak..
kasian si ibu nya.., kayaknya kesakitan.., tapi dengan kemampuan komunikasi yang baik *sombong* untunglah si ibu masih merasa ini normal dan sesuai prosedur.., he..

akhirnya si diafragma itu saya ketuk2 pake jari.., dan ternyata..
memang tidak terdengar apa2...
hampir saja memvonis stetoskop saya benar2 rusak...
tapi ternyata..................
...............................
...............................

diafragma yang saya pakai adalah dari stetoskop yang lain...
yang warna dan merk nya sama...
ternyata kepala dan ekor nya gk sama..., errrr...
di telinga saya yang dipake adalah stetoskop saya.., sementara untuk diafragma yang diarahkan untuk mendengar bunyi sistole dan diastole, itu dari diafragma stetoskop lain...
PANTAS SAJA!! * pengen garuk2 kepala dan teriak kencang pada saat itu.., tapi gengsi sama si ibu..
beginilah nasib kalo meja berantakan..., jadinya saling ketuker.., heu..

akhirnya dengan gaya yang kembali dibuat sangat meyakinkan..
dengan tenang saya bilang ke si ibu nya.., " coba bu, diperiksa tangan yang satu nya lagi..."

setelah yakin kepala dan ekor stetoskop yang saya gunakan benar, berasal dari stetoskop yang sama.., akhirnya sekali percobaan, dengan mudahnya saya bisa mendengar bunyi sistole dan diastole nya..
* bukan nya dari tadi..., heu.. ^^'

belajar dari pengalaman.., lain kali meja harus rapih, pakaian harus bersih, dan penampilan harus tetap meyakinkan..
karena kecerobohan membuat seseorang merasa bodoh..
heu... ^^'

masih geli sampai sekarang klo inget hal ini...
untung si ibunya pulang dengan senyum tulus, dan anggukan hangat.. :D


* salah satu suasana peng-handle-an pasien pada saat itu.. :P


Komentar :

ada 0 comments ke “gara-gara kepala dan ekor stetoskop.. ^^'”

mau add??

Dani Ferdian's Facebook profile

Daftar pengikut

Search This Blog

 

© 2009 Fresh Template. Powered by Blogger.

Fresh Template by NdyTeeN